Balapan di Kejuaraan Dunia Trek, Momen Atlet 20 Tahun Crismonita Raup Poin Demi Lolos Olimpiade 2020

0
500
Pebalap sepeda putri Indonesia berusia 20 tahun, Crismonita Dwi Putri, lolos ke kejuaraan dunia trek yang berlangsung di Hong Kong, 25-27 Januari. Event ini menjadi ajang menambah poin agar lolos Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang. (instagram)
Pebalap sepeda putri Indonesia berusia 20 tahun, Crismonita Dwi Putri, lolos ke kejuaraan dunia trek yang berlangsung di Hong Kong, 25-27 Januari. Event ini menjadi ajang menambah poin agar lolos Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang. (instagram)

Banyuwangi- Performa gemilang di Kejuaraan Asian Track Championship (ATC) 2019, di Jakarta International Velodrome (JIV), Rawamangun, pada 9-13 Januari, membuat pebalap putri Indonesia, Crismonita Dwi Putri, berhak tampil di Kejuaraan Dunia Track, di Hong Kong, pada 25-27 Januari 2019.

Partisipasi Crismon, sapaannya, di kejuaraan dunia ini, karena akumulasi poin yang diraih mantan atlet disiplin mountain bike (MTB) dan road race ini selama mengikuti kejuaraan-kejuaraan balap sepeda resmi, seperti di India, Thailand, dan Malaysia, sudah mencapai 562 poin untuk nomor Sprint, dan 330 untuk nomor Keirin.

Dan, di Hongkong, Crismon akan bertanding di 3 nomor yaitu Keirin, Sprint dan Team Sprint. Ia tak sendiri berjuang di kejuaraan dunia itu, karena Pengurus Besar (PB) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), juga memberangkatkan tandemnya saat turun di nomor team sprint ATC 2019 yaitu Wiji Lestari.

Related :  Dijajal Pebalap Timnas, Velodrome Asian Games 2018 Mulai Bisa Digunakan

PB ISSI juga berharap event ini bisa menambah poin sebanyak-banyaknya sebagai modal lolos menuju Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang. Dara kelahiran Lamongan, Jawa Timur, 23 April 1998 itu, jadi satu-satunya pebalap trek Indonesia yang berpeluang tampil di pesta multievent sejagat di Negeri Sakura.

Dadang Haries Purnomo, Pelatih Timnas Balap Sepeda Indonesia, mengatakan kejuaraan dunia ini memiliki poin tinggi. Untuk itu, ia meminta Crismon meraih hasil terbaik. Sekaligus menambah jumlah poin bagi dirinya agar bisa lolos dan berlaga di Olimpiade 2020.

“Crismon jadi satu-satunya pebalap putri Indonesia yang punya peluang terbesar lolos Olimpiade. Sehingga dia harus tampil maksimal, dan meraih hasil terbaik,” ujar Dadang berharap kepada pemilik dua medali perak dan satu perunggu PON 2016 itu, Jumat (25/1). (Adt)

Related :  Sinergi PB ISSI-Jakpro Kelola Velodrome Rawamangun, Cetak Atlet Berpretasi Dunia

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of