Diikuti 39 Negara Dengan 714 Atlet, Cabor Para Atletik Asian Para Games 2018 Jadi yang Terbanyak

0
385
Panitia Pelaksana Indonesia 2018 Asian Para Games (INAPGOC) berpose dalam acara Media Gathering Indonesia 2018 3rd Asian Para Games, di Hotel Best Western Premier Solo, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (4/9). (Adt/NYSN)
Panitia Pelaksana Indonesia 2018 Asian Para Games (INAPGOC) berpose dalam acara Media Gathering Indonesia 2018 3rd Asian Para Games, di Hotel Best Western Premier Solo, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (4/9). (Adt/NYSN)

Solo- Sebanyak 714 atlet dari 39 negara akan bersaing menjadi yang terbaik di cabang olahraga (Cabor) Para Atletik Asian Para Games III/2018, pada 6-13 Oktober. Jumlah ini menjadi yang terbanyak, dibandingkan 17 cabor lainnya, di ajang pesta multievent, bagi para penyandang disabilitas terbesar di Asia.

“Para Atletik ini menarik, karena pesertanya paling banyak, hampir 714 orang dari 39 negara peserta. Dan, atlet Indonesia, Setiyo Budi Hartanto, jadi salah satu atlet unggulan yang akan ikut bertanding di cabang ini,” terang Fanny Irawan, Direktur Sport Panitia Pelaksana Indonesia 2018 Asian Para Games (INAPGOC), Selasa (4/9).

Selain Para Atletik, ungkap Fanny, cabor yang menyumbang atlet terbanyak yakni Para Swimming. “Para Swimming itu atletnya 275 orang dan diikuti oleh 26 negara. Jumlah ini yang terbanyak setelah Para Atletik,” lanjutnya dalam acara Media Gathering Indonesia 2018 Asian Para Games, di Hotel Best Western Premier, Solo, Jawa Tengah.

Ia menambahkan pada penyelenggaraan Asian Para Games kali ini terdapat cabang olahraga yang sangat menarik untuk disaksikan, salah satunya ialah Boccia. “Bahkan kami sampai melakukan studi banding untuk mempelajari Boccia. Nantinya cabang ini akan diikuti 14 negara dengan 83 atlet,” ungkapnya.

Related :  Kejar Medali Emas Asian Games 2018, PB PASI Kirim 13 Atlet TC di Amerika

Fanny juga menjelaskan untuk venue pertandingan, pihaknya memastikan sudah siap. “Untuk status venue, 90 persen siap. Tapi, ada beberapa yang dipercepat renovasinya seperti arena untuk cabang menembak (shooting) yang ada di kawasan Senayan. Dan, Minggu depan sudah mulai dikerjakan,” imbuhnya.

“Untuk venue eks Asian Games, sudah tak ada masalah, mungkin beberapa venue yang masih kurang akan disiasati,” ucapnya. Mantan Deputi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI ini berharap, Pelatnas Asian Para Games III/2018 yang saat ini dilakukan di Solo, Jateng, bisa segera bergeser ke Jakarta.

“Kami inginnya, para atlet Indonesia di Asian Games III/2018, bisa segera berlatih di Jakarta, agar mereka bisa beradaptasi dengan venue yang ada di Jakarta,” tukas Fanny. Asian Para Games 2018 ini akan diselenggarakan di 11 venue terpisah.

Meski begitu, hampir semua venue berlokasi di Jakarta. Komplek Gelora Bung Karno masih menjadi arena utama untuk sebagian besar cabang. Lokasi terjauh ada di Sirkuit Sentul yang akan mempertandingkan cabang Balap Sepeda Road Race. (Adt)

Related :  Asian Games 2018 - Closing

Cabang Olahraga Asian Para Games III/2018:
1. Archery (21 negara, 128 atlet)
2. Atletik (39 negara, 714 atlet)
3. Badminton (18 negara, 156 atlet)
4. Boccia (14 negara, 83 atlet)
5. Chess (10 negara, 90 atlet)
6. Cycling (11 negara, 60 atlet)
7. Goalball (10 negara, 89 atlet/tim)
8. Judo (16 negara, 113 atlet)
9. Lawnball (6 negara, 54 atlet)
10. Powerlifting (27 negara, 166 atlet)
11. Shooting (19 negara, 109 atlet)
12. Swimming (26 negara, 275 atlet)
13. Tenpinbowling (11 negara, 134 atlet)
14. Tenis Meja (25 negara, 253 atlet)
15. Sittting Volleyball (10 negara, 145 atlet)
16. Wheelchair Basketball (12 negara, 190 atlet)
17. Wheelchair Fencing (10 negara, 77 atlet)
18. Wheelchair Tennis (9 negara, 52 atlet)

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of