Fakta, Ini Dia Atlet Softball Termuda Di Ajang Asian Games 2018

0
505
Atlet softball Indonesia, Putri Vinny Anugerah Dewi pukul bola pada pertandingan Grup A softball Asian Games 2018 melawan Tiongkok di Lapangan Softball GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (19/8/2018) (sumber: Liputan6.com/Fery Pradolo)

Permainan sofbol atau yang lebih dikenal softball pada dasarnya merupakan permainan yang membutuhkan dua pemain dalam tiap pertandingan, yaitu tim pemain penyerang dan tim bertahan. Untuk tim bertahan, tentu mempunyai strategi mempertahankan base. Sedangkan tim pemain penyerang atau pitcher memiliki peran penting dalam permainan dengan strategi penyerangannya. Dari melihat keseluruhan tim yang bermain sebagai pitcher atau pelempar pada Asian Games 2018, ternyata ditemukan atlet Softball termuda loh..

Ya, permainan softball memang sudah mulai dipertandingkan hari ini di ajang Asian Games 2018. Apakah kamu tau fakta mengenai di tim nasional softball putri Indonesia ada satu pemain termuda? Hasil ini didapat dari melihat keseluruhan tim yang bermain sebagai pitcher atau pelempar pada Asian Games 2018. Yuk kita kenal lebih lanjut, siapa dia..

Related :  GBK Aquatic Stadium Resmi Ditunjuk Sebagai Markas Pelatnas Menjelang Asian Games 2018
(Antarafoto.com)

Atlet termuda itu bernama Adhisty Deynira Nuranjani, ia lahir pada 27 September 2001. Berarti atlet ini baru berusia 16 tahun loh. Bayangkan baru usia 16 tahun, tapi sudah jadi atlet softball yang bermain pada ajang perhelatan olahraga Se-Asia, keren bukan?

Adhisty yang berasal dari club Reds Bull mengenakan nomor punggung 26 dan masuk pada inning ke tiga saat bertanding lawan Tiongkok hari ini, Minggu (19/08/2018).

Adhisty masuk sebagai starter menggantikan Lidia Krey. Namun sayang sekali nih, sobat muda NYSN, pergantian pitcher pun tak bisa menghindarkan Indonesia dari kekalahan telak dengan Tiongkok.

Timnas softball putri Indonesia kalah telak 0-14 di laga perdana ini. Hal ini pun berimbas menjadi “Mercy Rule”. Untuk informasi buat kamu, mercy rule itu keadaan saat pertandingan harus dihentikan karena masuk Inning ke empat dan salah satu tim tertinggal lebih dari atau sama 14 poin.

Related :  Debutan Baru Cetak Sejarah, Tim Paralayang Indonesia Catat Emas Di Ajang Perdana Asian Games 2018

Ya, dilansir dari antaranews.com bahwa laga ini tergolong berat bagi timnas Indonesia, karena Tiongkok sendiri masuk pada peringkat 12 dunia. Selain itu, Timnas Indonesia kalah pada postur tubuh dan kecepatan. Sehingga tak bisa menahan laju pukulan keras dari pemain timnas China.

(liputan6.com, antaranews.com)

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of