Hadiah HUT RI ke-73, Timnas Kawinkan Titel Juara Piala AFF U-16 2018 Dengan Gelar Sepatu Emas Bagus Kahfi

0
1062
Timnas U-16 mengawinkan gelar juara Piala AFF U-16 2018, dengan gelar pencetak gol terbanyak (top skorer) melalui Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri, dengan torehan 12 gol. (istimewa)
Timnas U-16 mengawinkan gelar juara Piala AFF U-16 2018, dengan gelar pencetak gol terbanyak (top skorer) melalui Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri, dengan torehan 12 gol. (istimewa)

Sidoarjo- Timnas U-16 akhirnya berhasil meraih gelar juara pertamanya di Piala AFF U-16 2018. Indonesia menang adu penalti 4-3 atas Thailand, pada laga final di Stadion Gelora Delta, Sabtu (11/8). Adu penalti dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 80 menit pertandingan.

Tim Merah Putih unggul terlebih dahulu lewat Fajar Faturachman pada menit ke-32. Ini merupakan gol kedua striker berusia 16 tahun jebolan ASAD 313 Jaya Perkasa. di Piala AFF U-16 2018. Namun, Thailand menyamakan kedudukan lewat Apidet Janngam pada menit ke-71.

Dalam drama tos-tosan, tendangan dua algojo Thailand berhasil dimentahkan kiper Timnas U-16, Ernando Ari Sutaryadi. Sedangkan empat eksekutor Garuda Asia menjalankan tugasnya dengan sempurna. Bagi Indonesia, inilah prestasi terbaik sepanjang keikutsertaan di Piala AFF U-16.

Sebelumnya, catatan prestasi terbaik Timnas U-16 di ajang Piala AFF U-16 adalah runner up yang diraih pada 2013. Saat itu Indonesia kalah adu penalti dari Malaysia. Thailand dan Vietnam adalah dua negara tersering yang menjadi juara Piala AFF U-16.

Mereka memenanginya sebanyak tiga kali. Sejak pertama kali digelar pada 2002, sudah tujuh negara menjadi juara Piala AFF U-16. Salah satunya adalah Jepang yang menjadi tamu pada 2012.

Related :  Ini Dia Most Valuable Player (MVP) DBL East Java Series 2017

Berkat keberhasilan pada 2018, David Maulana dan kolega, juga mengukir rekor langka, yang belum bisa diwujudkan tim-tim lain di Asia Tenggara. Rekor itu adalah juara sekaligus top skorer Piala AFF U-16 2018, melalui Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri dengan 12 gol.

Hanya dua tim tamu, Australia dan Jepang, yang pernah melakukan itu. Belum pernah ada tim Asia Tenggara, termasuk Thailand dan Vietnam selaku juara Piala AFF U-16 tiga kali, yang mampu mengukir prestasi ini. Pada Piala AFF U-16 2008, Australia juara sekaligus merebut top skorer, lewat Kamal Ibrahim dan Kerem Bulut.

Masing-masing mencetak 4 gol. Lalu, pada AFF U-16 2012, Jepang meraih juara sekaligus merebut gelar top skorer, lewat Ryoma Watanabe dengan mencetak 3 gol. Australia kembali merebut juara dan gelar top skorer pada Piala AFF U-16 2016 lewat John Roberts dengan 8 gol.

Timnas U-16 akan berjuang di Piala AFC U-16 2018. Turnamen akan digelar di Malaysia, pada 20 September hingga 7 Oktober 2018. Indonesia lolos sebagai salah satu dari 16 peserta. Di Piala AFC U-16, Timnas U-16 pernah menduduki posisi keempat pada 1990. Pada empat kesempatan lainnya, Tim Garuda Muda selalu kandas di babak grup. (Dre)

Related :  Nyaris Lolos Piala Dunia U-17 di Italia, Timnas U-16 Pernah Selevel Raksasa Asia Pada 1990

Daftar Juara dan Top Skorer Piala AFF U-16
Thailand
2007
Top Skorer : Kraikitti In-utane (Thailand) 5 gol

2011
Top Skorer : Adam Swandi (Singapura) 5 gol

2015
Top Skorer : Marc Moric (Australia) 8 gol

Vietnam
2006
Top Skorer : –

2010
Top Skorer : Liang Yu (China) dan Rogerio Seran (Timor Leste) 2 gol

2017
Top Skorer : Sieng Chanthea (Myanmar) 5 Gol

Myanmar
2002
Top Skorer : –

2005
Top Skorer : –

Australia
2008
Top Skorer : Kamal Ibrahim dan Karem Bulut (Australia) 4 gol

2016
Top Skorer : John Roberts (Australia) 8 gol

Jepang
2012
Top Skorer : Ryoma Watanabe (Jepang) 3 gol

Malaysia
2013
Top Skorer : Cameron Joice (Australia) 6 gol

Indonesia
2018
Top Skorer : Amiruddin Bagus Kahfi (Indonesia) 12 Gol

Rekam Jejak Sejarah Indonesia di Piala AFF U-16
2002: posisi ketiga
2005: babak grup
2006: tak ikut
2007: posisi keempat
2008: babak grup
2009: tak ada turnamen
2010: posisi keempat
2011: babak grup
2012: tak ikut
2013: runner-up
2014: tak digelar
2015: hukuman sanksi FIFA
2016: hukuman sanksi FIFA
2017: babak grup
2018: JUARA

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of