Jalin Keakraban Orang Tua dan Siswa Baru, Singapore Intercultural School Bona Vista Gelar Kompetisi Olahraga Dalam Suasana Kekeluargaan

0
412
Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista, yang terletak di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, melakukan kegiatan antara orangtua dan siswa baru, dibidang olahraga dan non olahraga. Agenda tahunan ini rutin dilakukan demi menjaga spirit kedekatan komunitas SIS Bona Vista. (SIS Bona Vista)
Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista, yang terletak di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, melakukan kegiatan antara orangtua dan siswa baru, dibidang olahraga dan non olahraga. Agenda tahunan ini rutin dilakukan demi menjaga spirit kedekatan komunitas SIS Bona Vista. (SIS Bona Vista)

Jakarta- Melibatkan para orang tua dan siswa baru dalam suasana kekeluargaan dan pertandingan olahraga, merupakan cara terbaik yang dilakukan institusi pendidikan Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista, yang terletak di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Tak hanya merasakan suasana menyenangkan, mereka juga mengimplementasikan melalui inistif PACE, yakni Perseverance (ketekunan), Analytical Thinking (berpikir kritis), Collaboration/Communication (kolaborasi/komunikasi), dan Entrepreneurism (kewirausahaan). Para siswa dari masing-masing kelas bersaing untuk meraih hasil terbaik.

“Ini adalah kegiatan tahunan, dibidang olahraga dan non olahraga. Pada 2018, kami awali kompetisi ini dengan pemisahan Tim Merah dan Tim Biru. Hingga akhir kompetisi olahraga, Tim Merah sementara memimpin dengan raihan 100 poin, dan masih banyak pertandingan beberapa bulan mendatang,” ujar Gareth Jones, Head of Sports and Health SIS Group of Schools, di Jakarta.

Related :  Laga Tensi Tinggi, SIS PIK Sukses Raih Juara Basket Kategori E

Pertandingan olahraga dibagi dalam dua kategori yakni divisi utama dan divisi dua. Divisi utama melombakan laga seluncur air, pertandingan keseimbangan dan koordinasi, balap karung dan tim relay. Sedangkan divisi dua mempertandingkan lempar bebas basket, voli duduk, rintangan, tarik tambang dan bola tangan.

“Setelah mengucapkan selamat kepada para pemenang, orang tua, guru dan siswa, mereka bermain basket dan Futsal. Dan yang sudah lelah dapat beristirahat dan menikmati makan siang. Ini cara yang antastis, sehingga komunitas sekolah memiliki kedekatan satu sama lain, serta memungkinkan semua orang terlibat aktif, apakah mereka seorang atlet ataupun bukan atlet,” tukas Jones. (Adt)

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of