Kembali Hadirkan Kejutan, Dobel Putri Jaya Raya U-17 Tekuk Unggulan Enam asal Taiwan

0
1091
Pasangan ganda putri (U-17) asal Klub Jaya Raya Lanny Tria Mayasari/Tryola Nadia sukses mengalahkan unggulan enam asal Taiwan Hsu Li Ying/Ting Ya Yun, dua set langsung.(Adt/NYSN)
Pasangan ganda putri (U-17) asal Klub Jaya Raya Lanny Tria Mayasari/Tryola Nadia sukses mengalahkan unggulan enam asal Taiwan Hsu Li Ying/Ting Ya Yun, dua set langsung.(Adt/NYSN)

Jakarta- Turnamen bulutangkis ‘Pembangunan Jaya Raya Yonex-Sunrise Junior Grand Prix Gold 2018’, pada Kamis (5/4), kembali menghadirkan kejutan.

Kali ini, kategori U-17 ganda putri asal Klub Jaya Raya Lanny Tria Mayasari/Tryola Nadia sukses memaksa pasangan unggulan enam asal Taiwan Hsu Li Ying/Ting Ya Yun untuk segera angkat koper dari turnamen junior itu.

Bertarung dihadapan publik sendiri, seolah memberikan energi tambahan bagi pasangan tuan rumah. Buktinya, Lanny/Nadia tidak menemukan kesulitan berarti kala melakoni gim pertama.

Angka demi angka dengan mudah diraih dan berhasil memaksa ganda putri Taiwan itu menyerah di gim pertama dengan skor 21-10. Berlanjut, di gim kedua, Lanny/Nadia yang tampil konsisten serta terus menerus memberikan tekanan hingga tidak memberikan kesempatan pada Hsu/Ting untuk bisa mengembangkan permainan.

Usai pertarungan berdurasi 20 menit, Lanny/Nadia unggul dengan skor akhir 21-10 atas pasangan Hsu/Ting. Berdasarkan catatan, ini merupakan pertemuan pertama bagi kedua pasangan. Lanny mengatakan, pasangan Taiwan itu merupakan pemain tunggal, sehingga tak terlalu kesulitan mengantisipasi bola dari lawan.

Related :  Pebulutangkis Junior Dari 19 Negara, Buru Poin BWF di ‘Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix Gold 2018’

“Tadi siang mereka main tunggal dan kalah (Hsu vs Shellin Salsabila Nurfazriah, 17-21, 13-21 dan Ting vs Siti Sarah Azzahra, 19-21, 13-21). Tak terlalu berat buat kami. Banyakin rely-rely aja pas ketemu mereka, dan kami mainnya jangan sampai kendur,” ujar Lanny usai pertandingan.

Diakui Lanny, pasangan lawan yang berstatus unggulan membuat dirinya khawatir tidak mampu mengimbangi permainan lawan. “Tapi sama Papa dikasih tahu kalau mainnya harus berani, dan lawan cuma menang di pertandingan luar. Karena yang namanya unggulan, sering bertanding diberbagai turnamen di luar negeri,” sambungnya.

“Dipertandingan tadi kami disuruh main cepat dan harus melakukan tekanan terus ke lawan. Mungkin karena mereka mainnya juga standar, jadi kami bisa mengantisipasi bola pengembalian dari mereka,” timpal Nadia.

Related :  Detec Open Junior 2018, Mulai Terjadi Bentrok Antar Unggulan di Delapan Besar

Terpisah, pemain tunggal putri (U-17) Sekar Maji Bening Nur Kholifah berhasil mengalahkan pemain unggulan pertama asal Selandia Baru Roanne Apalisok (21-6, 21-6).

Disusul pemain tunggal putri (U-17) Irgi Aprillia Hizkia Putri yang sukses menumbangkan pemain unggulan tiga asal Taiwan Huang Yu Hsun (21-5, 21-12).

Selanjutnya, pemain tunggal putri (U-17) Nurani Ratu Azzahra mampu menghempaskan pemain unggulan 11 asal Taiwan Huang Ching Ping (21-16, 21-16).

Dan, pemain tunggal putra (U-15) Rizky Dwi Cahyo menaklukkan pemain tunggal unggulan dua asal Selandia Baru Daniel Yang (21-10, 21-8).

Dan duet putri (U-15) Vicka Aryandini/Arlya Nabila Thesa Munggaran yang sukses menekuk dobel unggulan satu Selandia Baru Ashley Tan/Camellia Zhou (21-13, 21-8). (Adt)

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of