Kualitas RockOlympics 2018 Meningkat, Berharap Bisa Gelar Open Championship

0
384
Gelaran kompetisi tahunan bagi semua anggota RockStar Gym bertajuk ‘RockOlympics 2018’ berlangsung di Lipo Mall Puri. (Adt/NYSN)
Gelaran kompetisi tahunan bagi semua anggota RockStar Gym bertajuk ‘RockOlympics 2018’ berlangsung di Lipo Mall Puri. (Adt/NYSN)

Jakarta- Gelaran kompetisi tahunan bagi semua anggota RockStar Gym bertajuk ‘RockOlympics 2018’ selesai dihelat pada Minggu (15/4).

Kualitas event terbuka bagi semua siswa RockStar Gym untuk kelompok usia 2 tahun hingga 16 tahun itu menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dikatakan Hendra Lim, Head of Indonesia Gym, di RockStar Gym, Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, Minggu (15/4).

“Event RockOlympics tahun ini jauh lebih heboh dibanding penyelenggaraan yang sama tahun-tahun sebelumnya. Terutama pada skill yang ditunjukkan semua peserta dimana peningkatannya jauh lebih baik di tahun ini,” ujar Hendra.

Dari sisi penyelenggaraan, ia mengungkapkan, event tahun ketiga ini juga sudah jauh lebih baik tata kelolanya. Selain itu, Hendra melanjutkan, showmanship seluruh peserta mampu menarik perhatian, tidak hanya panitia penyelenggara namun juga penonton yang hadir.

“Animo peserta selalu meningkat setiap tahun, sejak 2016. Dari tahun ke tahun itu luar biasa peningkatannya. Bahkan, urutan terakhir yang menjadi juara di event ini, mungkin tahun sebelumnya ada di urutan pertama. Ini mempertegas skill mereka terus berkembang ke arah yang jauh lebih baik,” tuturnya.

Related :  Hari Pertama Ajang Jetz Junior Basketball Champhionship , Jetz dan Cakra Sakti Berhasil Petik Kemenangan

Kedepan, Hendra berharap event ini bisa menjadi ‘batu ujian’ dimana nantinya tidak hanya diikuti peserta dari anggota RockStar Gym namun juga peserta dari luar.

“Kedepan kami ingin menjadikan event ini sebagai milstone. Kalau bisa kami akan membuat kejuaraan yang open championship. Jadi bukan hanya peserta member dari RockStar Gym, melainkan peserta dari luar juga bisa turut berpartisipasi meramaikan persaingan di kompetisi ini,” bebernya.

“Event ini kami gelar pastinya untuk memberikan kebahagiaan pada member. Dengan begitu mereka lebih termotivasi serta punya mindset kompetitif. Selebihnya bagi mereka adalah celebrate healthy lifestyle,” tukas Hendra.

Senada, Windy Agustina, orang tua siswa Jeane He, yang berhasil meraih medali emas di kelompok Ballet Grade 2, menyatakan event RockOlympics 2018 punya dampak positif serta mampu memunculkan aura kompetisi diantara para peserta.

“Saya tak menyangka anak saya bisa meraih juara dan mendapatkan medali emas. Padahal, sehari-harinya dia itu santai banget orangnya. Saya malah berpikir kesempatannya untuk bisa menjadi juara sangat kecil. Mungkin karena ini kompetisi jadi merasa terpacu untuk berbuat yang terbaik,” ucapnya.

Related :  Indonesia Berlaga di SEABA Pra-Kualifikasi Piala Asia 2021, Bidik Posisi Empat Besar

“Pada waktu tampil saya hanya bilang ke dia harus keep calm dan smile. Yang pasti saya puas dengan pencapaian yang diraih pada RockOlympics tahun ini. Semoga dia tambah rajin. Selama anaknya suka, sebagai orang tua saya hanya memberikan support terhadap aktifitas yang ditekuninya saat ini,” tambah Windy.

Sementara, Adelaide Petrie Jumari, peserta yang merajai tiga nomor yakni Bars, P. Bars dan Voulting, menyebut dengan meraih prestasi di event RockOlympic ini bisa menjadi modal besar baginya untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

“Saya melihat pesertanya tahun ini lebih bagus. Kedepan, saya berharap bisa menjadi atlet nasional. Untuk bisa mewujudkan itu yang pasti saya harus lebih giat lagi dalam berlatih serta terus mempelajari teknik-teknik baru yang diberikan oleh pelatih,” tukas peserta RockStar Gym dari Mall of Indonesia (MOI) itu. (Adt)

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of