Kuliah Bidang Kesehatan, Dian Optimis Jadi Atlet Sepak Bola

0
2458
Dian beberapa kali mengantarkan kampusnya memenangkan kejuaraan antar kampus, namun ia tetap menjalani bidang akademiknya dengan baik.
Dian, yang beberapa kali mengantarkan kampusnya memenangkan kejuaraan namun tetap menjalani akademiknya dengan baik.

STIKes Pertamedika, adalah tempat Dian Permana menimba ilmu. Seperti yang diketahui, STIKes merupakan singkatan dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan.

Dian Permana lahir di Tangerang pada tanggal 30 Januari 1996. Remaja yang di kampus biasa dipanggil dengan nama “Doyok” ini tetap berkeinginan untuk aktif dalam sepak bola dan futsal.

“Dari kecil memang punya cita-cita menjadi pemain sepak bola.” katanya kepada NYSN.

Dian adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara. Kedua kakak laki-lakinya, membuat Dian menyukai sepak bola.

“Ketika aku masih kelas 3 SD di Indramayu, setiap hari minggu pagi aku dan kedua kakakku bermain sepak bola di depan rumah. Dari situlah aku mulai menyukai olahraga ini.”

Related :  Sejumlah 2.380 Personil Amankan Laga Uji Coba Indonesia vs Kamboja

“Papa senang setiap melihat kami bermain bola. Ketika ulang tahun, papa beliin aku sepatu bola. Itu adalah sepatu bola pertama yang aku punya.” ungkap pria 21 tahun tersebut.

Dian permana mempunyai akurasi tendangan yang cukup baik, karena itu ia selalu dipercaya untuk menjadi eksekutor tendangan bola mati (free kick, corner kick, penalty). Ia mulai mengikuti kejuaraan-kejuaraan sejak kelas 6 SD.

Berikut adalah prestasi-prestasi yang sudah diraih Dian atau Doyok ini:
1. Juara 3 U-16 di kejuaraan antar kecamatan Indramayu
2. Juara 2 Jala Pasundan antar daerah di Indramayu
3. Juara 1 antar RT di Indramayu
4. Semifinalis di Bupati Cup di Indramayu
5. Beberapa kali juara di kejuaraan antar kampus (Jakarta).

Related :  Dua Remaja 18 Tahun Indonesia Merumput di Liga Spanyol, Enam Pemain Muda Lainya Tunggu Lisensi Resmi

Dian beberapa kali mengantarkan kampusnya memenangkan kejuaraan antar kampus, namun ia tetap menjalani bidang akademiknya dengan baik.

“Kalau ada seleksi untuk menjadi atlet profesional, aku tetap mau ikut. Tapi tetap kuliah harus didahulukan”. tutupnya dengan tegas.(sty/adt)

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of