Mengenal Squash, Olahraga Paling Sehat di Dunia

0
2116
olahraga-squash
Foto Ilustrasi: olahraga squash

Banyak pilihan olahraga yang dilakukan masyarakat untuk menjadi sehat. Olahraga menjadi cara untuk menjaga fisik agar tetap dalam kondisi prima. Tapi, apa kalian tahu olahraga paling sehat di duniat? Jika kalian menyebut, renang, sepakbola atau yang lainnya semua salah.

Menurut Forbes Indonesia, yang merupakan majalah ternama, olahraga tersehat di dunia itu squash. Squash menjadi olahraga paling sehat, mengalahkan dayung, renang dan rock climbing.

Apa yang membuat squash dinobatkan sebagai olahraga tersehat di dunia?

Secara sederhana, squash dimainkan di lapangan 10 x 6 meter yang dibatasi empat dinding setinggi kira-kira 5—6 meter. Alat yang dibutuhkan hanyalah raket dan bola yang khusus untuk permainan squash. Dalam permainan tunggal, lapangan diisi dua pemain yang harus terus memantulkan bola ke dinding depan dan bola tak boleh memantul di lantai lebih dari satu kali.

Related :  Mampu Pertahankan Gelar, Tim Futsal Putri UPI Raih Quatrick di LIMA Futsal Nationals 2017
olahraga-squash2
Foto Ilustrasi: olahraga squash

Nah dari hasil olahraga tersebut, ternyata jika kita bermain squash selama 30 menit. Bisa menghasilkan latihan pernapasan serta membakar 517 kalori. Tak hanya itu, dengan banyak berlari, squash juga bermanfaat untuk menguatkan otot, meningkatkan daya tahan tubuh serta memperbaiki kelenturan perut. Selain itu, squash juga bisa meningkatkan konsentrasi dan mental.

Di Indonesia sendiri, squash mulai digandrungi masyarakat. Banyak kejuaraan dan beberapa pusat squash yang ada di Indonesia seperti di Kemang, GBK dan beberapa tempat lainnya.

Bahkan, penyanyi cantik Raisa dan artis Panji Pragiwaksono juga rutin berolahraga squash di selang-selang kesibukannya. Gimana tertarik kah kalian untuk memainkan olahraga paling sehat di dunia ini?

Related :  Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Mantap Pertahankan Medali Emas SEA Games 2017

Eits, tapi jangan lupa untuk selalu melakukan pemanasan terlebih dahulu, guna menghindari cedera. Dan, satu lagi yang harus dilakukan yakni fokus. Jika tidak fokus, bisa-bisa pantulan bola atau bahkan raket lawan mengenai badan. (pah/adt)

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of