Politeknik Olahraga Indonesia (POI) Resmi Dibuka Oleh Kemenpora

0
1171
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta memberikan kuliah umum perdana Politeknik Olahraga Indonesia (POI) di Gedung Griya Agung, Sumatera Selatan, Selasa (21/11/2017). Foto: Tribunnews
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta memberikan kuliah umum perdana Politeknik Olahraga Indonesia (POI) di Gedung Griya Agung, Sumatera Selatan, Selasa (21/11/2017). Foto: Tribunnews

Politeknik Olahraga Indonesia (POI) yang terletak di Palembang, Sumatera Selatan resmi dibuka oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada 21 November lalu. POI ini diharapkan bisa mencetak atlet dan pelatih olahraga professional Indonesia dimasa depan.

Politeknik Olahraga Indonesia telah menerima sedikitnya 90 mahasiswa baru pada tahun pertama yang akan terbagi dalam 3 program studi, yaitu Sport Industry, Perguruan Tinggi dan Kepelatihan. Ketiga program studi ini dianggap memiliki potensi yang menjanjikan dalam kenaikan prestasi olahraga di Indonesia.

Raden Istanta, selaku Deputi III Bidang Pemberdayaan dan Olahraga Kemenpora menjelaskan kepada wartawan alasan Palembang terpilih untuk pembangungan Politeknik Olahraga Indonesia ini.

“Kenapa di Sumsel, ya karena seluruh fasilitas di Jakabaring Sport City sudah standar internasional dan sudah lengkap. Mau fasilitas apa semua sudah ada disini, jadi nantinya mahasiswa bisa belajar sekaligus praktik.” Ujar Raden Isnanta yang dilansir dari Detik.com

Related :  Tiga Pasangan Ganda Putra Indonesia Lolos Ke Babak Ketiga Yonex Sunrise BWF WJC 2017

Menyambut Asian Games 2018, Palembang yang akan menjadi salah satu daerah berlangsungnya ajang internasional ini akan mengajak para mahasiswa Politeknik Olahraga Indonesi untuk menjadi bagian dan akan menjadi momen berharga sebagai tempat belajar praktik dan bukan hanya belajar secara teori.

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin menegaskan peringatan keras kepada mahasiswa POI untuk tidak merokok dan tidak akan segan untuk memberhentikan mahasiswa jika ketahuan melanggar. Ia menganggap merokok merupakan salah satu penghambat prestasi yang akan mempengaruhi fisik dari mahasiswa.

“Ini peringatan keras saya kepada adik-adik mahasiswa baru, jangan sampai ada yang merokok dan ikut demo. Kalau ada yang melanggar tidak segan-segan saya minta untuk diberhentikan saja,”tutur Alex(put/adt)

Related :  Benahi Performa Usai Laga Pertama, Putri SMA Saint John's Gulung SMAN 13 Depok

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of