Sabet 8 Emas Asian Games Dalam Sehari, Indonesia Sikat Habis Nomor Final Cabor Pencak Silat Dan Cetak Sejarah

0
279
Yola Primadona Jampil (kiri) dan Hendy (kanan) yang turun di nomor seni ganda putra, sukses menyumbang emas ke-14, usai tampil gemilang di Padepokan Silat, TMII, Jakarta, Senin (27/8). Di nomor ganda putra, mereka menjadi yang terbaik di Asian Games 2018 dengan raihan 580 poin. (Ham/NYSN)
Yola Primadona Jampil (kiri) dan Hendy (kanan) yang turun di nomor seni ganda putra, sukses menyumbang emas ke-14, usai tampil gemilang di Padepokan Silat, TMII, Jakarta, Senin (27/8). Di nomor ganda putra, mereka menjadi yang terbaik di Asian Games 2018 dengan raihan 580 poin. (Ham/NYSN)

Jakarta- Indonesia menyapu bersih delapan medali emas Asian Games 2018 dari cabang pencak silat, yang tampil di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Senin (27/8). Dua emas terakhir direbut Sarah Tria Monita (kelas C Putri 55kg – 60 kg) dan Abdul Malik (kelas B Putra 50 kg – 55 kg).

Sarah mengalahkan lawan dari Laos, Nong Oy Vongphakdy. Sedangkan Abdul Malik menekuk lawan dari Malaysia, Muhammad Faizul M Nasir. Panen medali kemungkinan belum akan berakhir. Pada Selasa (28/8), tercatat masih ada enam nonor final, yang akan diikuti Indonesia.

Yakni artistik tunggal putra, artistik ganda putri, artistik regu putri, tarung kelas D Putri 60 kg-65 kg (Kamelia Pipiet), tarung kelas C Putra 55 kg – 60 kg (Hanifan Yudani Kusumah), dan tarung kelas B Putri 50 kg – 55 kg (Wewey Wita).

Sejatinya, Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) ‘hanya’ menargetkan empat medali emas dalam ajang Asian Games 2018. Selain menembus rekor, para atlet Merah Putih sudah jauh melampaui target total 16 medali emas, yang dicanangkan Kemenpora.

Padahal, cabang bulutangkis perorangan sudah pasti menyumbang satu medali emas, karena terjadi all-Indonesian final di nomor ganda putra. Dobel Fajar/Rian menghadapi Marcus Gideon/Kevin Sanjaya. Tunggal putra bulu tangkis pun berpeluang meraih emas jika Jonatan Christie mampu mengalahkan wakil Taiwan, Chou Tien-chen, di final.

Related :  Hasilkan Emas Ke-24 Kontingen Asian Games Indonesia, Dobel Kevin/Marcus Bidik Prestasi di Olimpiade Tokyo

Tambahan delapan emas dari pencak silat mengantar Indonesia mengoleksi 20 emas, 14 perak, dan 26 perunggu. Kini Tim Merah Putih berada di posisi empat besar klasemen perolehan medali.

Menpora Imam Nahrawi pun bersyukur atas capaian kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2018 yang mampu pecahkan sejarah baru dengan perolehan medali yakni, 20 emas, 14 perak dan 27 perunggu. Di mana pada Asian Games 1962 merupakan perolehan medali terbanyak dengan 11 emas, 12 perak dan 28 perunggu.

“Alhamdulillah, sore hari ini, kita semua diberi nikmat oleh Allah SWT atas pencapaian medali yang diraih oleh pahlawan olahraga Indonesia. Sampai sore ini, berhasil mendapatkan 20 emas, 14 perak dan 23 perunggu, tentu ini pencapaian yang luar biasa dari seluruh atlet,” kata Menpora di ruang Preskon MPC, JCC, Senin (27/8) sore.

“Ini jadi sejarah baru emas terbanyak sepanjang keikutsertaan indonesia di Asian Games, per hari ini kita sudah melampaui pencapaian di 1962,” tambahnya. Menteri asal Bangkalan Madura juga menyampaikan perolehan emas Indonesia hingga sore ini, masih bisa bertambah karena ada beberapa pertandingan yang berpotensi meraih medali. (Ham)

Related :  Ada Anomali Mengejutkan Dari Hasil Kejuaraan Dunia dan Emas Bulutangkis Asian Games

Daftar atlet Indonesia peraih medali emas pencak silat :
• Puspa Arum Sari (artistik perorangan putri)
• Yola Primadona & Hendy (artistik ganda putra)
• Tim beregu artistik putra (Nunu Nugraha, Asep Wildan Sani, Anggi Faisol Mubarok)
• Aji Bangkit Pamungkas (kelas I Putra 85 kg – 90 kg).
• Komang Harik Adi Putra (kelas E Putra 65 kg – 70 kg)
• Iqbal Chandra Pratama (kelas D Putra 60 kg – 65 kg)
• Sarah Tria Monita (kelas C Putri 55kg – 60 kg)
• Abdul Malik (kelas B Putra 50 kg – 55 kg)

Daftar perolehan medali Asian Games 2018
No       Negara     Emas    Perak   Perunggu
1.    Cina                79         60         40
2.    Jepang            41         34         53
3.    Korea Selatan  28         32         38
4.    Indonesia        20         14         26
5.    Iran                16         15         14

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of