Tim Putri UNY Sukses Tekuk Unpad 3-1 Dalam Ajang LIMA Futsal Nationals 2017 Di Malang

0
168
Tim UNY saat melakukan tendangan serangan ke gawang Tim Unpad
Tim UNY saat melakukan tendangan serangan ke gawang Tim Unpad

Babak penyisihan di pul Y antara tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melawan Universitas Padjadjaran (Unpad), saat mengikuti LIMA Futsal Nationals 2017 yang digelar pada Kamis (19/10) di Sports Center UIN Maliki Malang. UNY adalah satu-satunya tim putri perwakilan Yogyakarta yang berlaga di LIMA Futsal Nationals. Sedangkan Unpad merupakan salah satu dari tiga perwakilan dari region Jawa Barat.

Pelatih UNY, Sigit Dwi, memercayakan timnya diperkuat oleh Adelina (5), Dewi (10), Nur Rofi’ah (20), Ria (22) dan Riries (19). Sedangkan Iriyandi, pelatih Unpad, timnya diperkuat oleh Canigia (16), Indri (2), Leni (10), Sayi Dati (7) dan Susi (13) sebagai lini utamanya.

Unpad menunjukkan ketangguhannya di awal babak pertama. Sebuah gol dari Adis (9), membawa Unpad memimpin 1-0. Berselang lima menit, UNY berhasil membalas. Tendangan Sydane (12) berhasil melewati penjagaan kiper Unpad. Skor menjadi imbang 1-1.

Related :  Terkait Larangan Pemain Berkarir Di Luar Negeri, AFC Akan Selidiki PSSI

Di sisa waktu babak pertama, kedua tim saling melancarkan serangannya. Akhirnya pada menit ke-18, UNY berbalik unggul atas Unpad. Sepakan Dewi (10) menjadi gol kedua untuk UNY. Babak pertama berakhir dengan keunggulan UNY 2-1 atas Unpad.

Unpad masih menguasai pertandingan di babak kedua. UNY harus bertahan menghadapi tekanan Unpad di daerahnya. Namun, hingga setengah babak kedua, Unpad belum berhasil menambahkan golnya. UNY memanfaatkan peluang usai time out yang mereka ambil. Tak lama kemudian, sebuah gol dari Adelina (5) dengan mudah bersarang di gawang Unpad. Kedudukan kini menjadi 3-1 untuk UNY. Skor itu bertahan hingga pertandingan berakhir.

Pelatih UNY, Sigit Dwi Andrianto, mengatakan, para pemainnya masih beradaptasi dengan cuaca dan fisik pemain terganggu.

Related :  Reaksi Peluncuran Nike Hijab Pro

“Kami kecolongan gol di menit awal pertandingan karena kami masih beradaptasi. Hal ini karena faktor fisik para pemain yang sulit untuk beradaptasi. Cuaca di sini berbeda. Kami telah tertinggal satu gol di awal, lalu saya memberi motivasi kepada para pemain untuk terus bangkit mengejar keunggulan lawan,” ujar Sigit. (pah/adt).

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of