Tundukkan Duet Jaya Raya, Unggulan Satu Dejan/Tsavanne Bethalia Mulus Ke Perempat Final

0
703
Dejan Ferdinansyah/Tsavanne Bethalia Putri Mertoso (PB Exist Jakarta) maju ke perempat final usai kandaskan wakil PB Jaya Raya Jakarta Pusat (Jakpus) Panjer Aji Siloka Dadiara/Shella Maharani Putri, 21-11 dan 21-12, Rabu (1/8). (Adt/NYSN).
Dejan Ferdinansyah/Tsavanne Bethalia Putri Mertoso (PB Exist Jakarta) maju ke perempat final usai kandaskan wakil PB Jaya Raya Jakarta Pusat (Jakpus) Panjer Aji Siloka Dadiara/Shella Maharani Putri, 21-11 dan 21-12, Rabu (1/8). (Adt/NYSN).

Serpong Utara- Pasangan ganda klub PB Exist Jakarta sekaligus unggulan satu Dejan Ferdinansyah/Tsavanne Bethalia Putri Mertoso, berhasil melangkah ke perempat final kejuaraan bertajuk ‘9th Yonex Sunrise Double Special Championship 2018’, kategori usia (U) 19 tahun, pada Rabu (1/8).

Di babak kedua (16 besar), Dejan/Tsavanne menyingkirkan duet PB Jaya Raya Jakarta Pusat (Jakpus) Panjer Aji Siloka Dadiara/Shella Maharani Putri, dua gim langsung, dengan skor 21-11 dan 21-12, dalam tempo 25 menit, di di Candra Wijaya International Badminton Centre, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten.

Baik Dejan/Tsavanne maupun Panjer/Shella sama-sama mendapatkan bye di babak pertama (32 besar). Dan, dibabak perempat final, Dejan/Tsavanne akan ditantang dobel asal PB Victory Bogor, Jakarta Timur (Jaktim) Muhammad Juan Elgiffani/Inas Hasnaya.

Related :  Bukan Unggulan China Open 2018, Anthony Ginting Lolos Pertama Kali Ke Final Turnamen Level Super 1000

Juan/Inas melangkah ke perempat final usai mengalahkan kompatriotnya Alvin Rizky Wiratama/Muzammil Elya Tantri, rubber game, 15-21, 21-10, dan 21-18. Aji, sapaan akrab pemain ganda PB Jaya Raya Jakpus itu, mengaku bila lawan bermain lebih rapih dan mampu mengatur serangan dengan baik.

“Mereka bisa nutup ruang pertahanan yang kosong. Dan, kami juga tidak terbebani dengan status lawan yang merupakan unggulan. Memang dari awal kami bermain nothing to lose saja,” ujar Aji mengomentari kekalahannya atas Dejan/Tsavanne.

Diakuinya, dirinya bersama kolega masih butuh adaptasi. Terlebih, mereka belum lama diduetkan. “Untuk Shella masih kategori pemula akhir untuk nantinya menuju taruna. Ini juga bagus untuk dia menambah pengalaman,” cetus Aji. (Adt)

Related :  Astec, Merek Buatan Pemain Legendaris Bulu Tangkis Indonesia

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of