Usai Cedera Parah, Sky Brown Tetap Optimis Jadi Atlet Termuda Inggris di Olimpiade Tokyo

0
40
Usai Cedera Parah, Sky Brown Tetap Optimis Jadi Atlet Termuda Inggris di Olimpiade Tokyo
Sky Brown. (Foto: PA)

Banyak atlet bermimpi untuk bisa bertanding di Olimpiade. Sky Brown salah satunya. Ia merupakan atlet skateboard yang saat ini masih berusia 11 tahun. Namun, sebuah kecelakaan parah pada saat latihan hampir saja merenggut mimpinya untuk berlaga di Olimpiade. Usai bangkit dari cedera, ia masih optimis untuk menjadi Olimpian Britania termuda di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut.

Brown lahir di Miyazaki, Jepang, pada 7 Juli 2008. Ibunya merupakan orang Jepang sementara sang ayah merupakan orang Inggris. Keinginan bermain skateboard Brown sudah muncul sejak usia 3 tahun. Hebatnya, ia tidak pernah memiliki pelatih khusus skateboard.

Brown mengatakan belajar trik-trik skateboard dari YouTube. Ia pun mengaku beruntung karena bisa ditemani sekaligus dibimbing oleh peraih medali emas Olimpiade tiga kali Shaun White, yang secara kebetulan tinggal di dekat rumahnya. Setiap sore, ia rajin berlatih di skate park dekat rumahnya.

Sky Brown
Sky Brown Pada Saat Beraksi di Atas Papan Skateboardnya. (Foto: Instagram @skybrown)

Pada awal kemunculannya, Brown sempat viral karena video keterampilan aksinya di atas papan skateboardnya telah dilihat ribuan kali di Youtube. Brown kemudian menjadi skater termuda di ajang Vans AS Terbuka Pro Series. Kala itu, usianya baru 8 tahun. Namanya kian mencuat usai berhasil meraih medali perunggu pada World Skateboarding Championship 2019 yang digelar di Brazil.

Pada 28 Mei 2020 lalu, Brown mengalami kecelakaan mengerikan pada saat sesi latihan di California, Amerika Serikat, yang hingga membuat ia harus dilarikan ke rumah sakit dengan helikopter. Brown dilaporkan tidak responsif saat tiba di rumah sakit. Sang ayah mengatakan bahwa putrinya mendapatkan keajaiban hingga mampu selamat dari kecelakaan mengerikan tersebut.

Related :  Masuk Pelatnas, Atlet Muda Asal Tuban Berpeluang Tampil di Olimpiade dan SEA Games

Kurang dari dua minggu kemudian, Brown mengunggah videonya pada saat melakukan perawatan di rumah sakit. Ia memposting sebuah video yang berisi cerita mengenai bagaimana kecelakaan dalam latihan itu terjadi dan kondisinya pada saat itu.

Saya biasanya tidak memposting saya jatuh atau membicarakan mengenai itu karena saya ingin orang melihat kesenangan dalam apa yang saya lakukan. Tapi ini adalah jatuh terparah saya dan saya hanya ingin semua orang tahu bahwa saya baik-naik saja,” kata Brown.

“Tidak apa-apa jatuh sesekali. Saya hanya akan bangkit dan mendorong lebih keras. Saya tahu banyak yang terjadi di dunia saat ini dan saya ingin semua orang tahu apa pun yang kita lakukan kita harus melakukannya dengan cinta dan kebahagiaan,

Ini adalah kecelakaan terburuk saya. Helm dan lengan saya menyelamatkan hidup saya. Ini tidak akan menghentikan saya. Saya akan mengejar emas di Tokyo 2021. Tetap kuat. Tetap positif,” ujarnya.

Melalui unggahan Instagramnya, saat ini Brown sudah kembali berlatih dan mulai memasang targetnya kembali untuk meraih medali emas di Olimpiade Tokyo. Sungguh sebuah semangat yang patut dicontoh oleh para atlet lain.

Olimpiade Tokyo sejatinya digelar pada tahun ini, namun ditunda hingga musim panas tahun depan karena pandemi virus corona. Pada saat Olimpiade Tokyo berlangsung, ia akan berusia 12 tahun 12 hari, dan akan membuatnya menjadi Olimpian Britania termuda dan memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh atlet renang Margery Hinton pada Olimpiade 1928. Sky Brown akan berusia lebih muda satu tahun dua hari dari Margery Hinton jika berhasil berlaga di Olimpiade Tokyo mendatang.

Related :  Cetak Dobel-dobel All England, Pelatih : Kevin/Marcus Itu Fighter

Prestasi dan Rekor Sky Brown:

  • Menjadi skater termuda pada ajang Vans AS Terbuka Pro Series di usia 8 tahun.
  • Atlet skateboard profesional termuda di dunia di usia 10 tahun.
  • Atlet termuda yang disponsori oleh Nike.
  • Peringkat 10 – Supergirl Pro Vert 2016.
  • Peringkat 26 – Vans Pro Skate Park Series at Huntington Beach Women’s Qualifiers 2016.
  • Peringkat 5 – Vert Attack Women 2017.
  • Peringkat 2 – Vans Park Series Asia Continental Championships Women’s Finals 2017.
  • Peringkat 9 – Bowl a Rama Bondi Women’s Qualifiers 2018.
  • Peringkat 9 – Mjøsskate Stange/Hamar Seaside Senior 2018.
  • Peringkat 5 – Mjøsskate Brumunddal Bowl Senior 2018.
  • Peringkat 4 – Mjøsskate Gjøvik Bowl Senior 2018.
  • Peringkat 1 – UK National Skateboarding Championship Female Park 2019.
  • Peringkat 6 – UK National Skateboarding Championship Female Street 2019.
  • Peringkat 1 – Dew Tour Long Beach Women’s Park Open Qualifiers 2019.
  • Peringkat 3 – Dew Tour Long Beach Women’s Park Quarter Finals 2019.
  • Peringkat 12 – Dew Tour Long Beach Women’s Park Semi-Finals 2019.
  • Peringkat 1 – International Skateboarding Open Park Nanjing Women’s Quarter Finals 2019.
  • Peringkat 5 – International Skateboarding Open Park Nanjing Women’s Finals 2019.
  • Peringkat 3 – International Skateboarding Open Park Nanjing Women’s Semi-Finals 2019.
  • Peringkat 5 – X Games Minneapolis Women’s Park 2019.
  • Peringkat 1 – World Skate Sao Paulo Park World Championships Women’s Quarter Finals 2019.
  • Peringkat 2 – World Skate Sao Paulo Park World Championships Women’s Semi-Finals 2019.
  • Peringkat 3 – World Skate Sao Paulo Park World Championships Women’s Finals 2019.
  • Peringkat 3 – World Skate OI STU Open Women’s Park Finals Results.
  • Peringkat 2 – World Skate OI STU Open Women’s Park Semi-Finals Results.

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of