Kampiun Kejurnas PBSI 2018 Usai Hentikan Unggulan Satu, Pebulutangkis 17 Tahun Asal Wonogiri Siap Huni Pelatnas

0
404
Alifia Intan Nurrokhim (17 tahun), sukses menjadi kampiun Tiket.com Kejurnas PBSI 2018, usai menang dari unggulan satu, Desima Aqmar Syarafina (Jawa Tengah), 21-9, 21-14, di Britama Arena, Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu (22/12), dan Alifia siap menghuni Pelatnas PBSI. (PB Djarum)
Alifia Intan Nurrokhim (17 tahun), sukses menjadi kampiun Tiket.com Kejurnas PBSI 2018, usai menang dari unggulan satu, Desima Aqmar Syarafina (Jawa Tengah), 21-9, 21-14, di Britama Arena, Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu (22/12), dan Alifia siap menghuni Pelatnas PBSI. (PB Djarum)

Jakarta- Melakoni laga pamungkas di Britama Arena, Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu (22/12), tunggal taruna putri U-19, Alifia Intan Nurrokhim, tampil gemilang. Wakil Jawa Tengah itu, sukses menjadi kampiun kejuaraan bulutangkis Tiket.com Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2018.

Alifia menaklukan kompatriotnya sekaligus unggulan satu kejuaraan ini, Desima Aqmar Syarafina, straight game, dengan skor 21-9, 21-14, dalam waktu 33 menit. Usai laga, dara kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah, 18 Mei 2001 itu, mengaku puas dan tak menyangka atas pencapaian terbaik di turnamen penutup 2018 ini.

“Nggak menyangka bisa meraih hasil di pertandingan ini. Desima mainnya bagus di kejuaraan ini. Karena sejak babak pertama hingga ke final, Desima selalu menang dua gim langsung, dan lawan yang dihadapinya juga sangat tangguh,” ujar Alifia.

Terlebih, dia berhasil menghentikan perlawanan seniornya di klub PB Djarum Kudus itu. Padahal, diakui Alifia, performa Desima dalam kondisi cemerlang selama menapaki turnamen ini. “Sedangkan saya selalu menang rubber game. Bagi saya, kondisi seperti itu cukup melelahkan,” lanjutnya.

Related :  Kejutan, Pebulutangkis Remaja Alivia Nadifah Taklukan Unggulan di Astec Open Championship 2018

Pemain berpostur 1,62 meter itu, mengaku dirinya mewaspadai permainan lawan yang memiliki kelebihan pada bola net yang bagus. “Desima lebih senior maka saya hanya modal yakin dan bermain lepas. Itu kunci kemenangan pertandingan hari ini,” tambah juara Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Kalimantan Timur (Kaltim) Open 2018 itu.

Diungkapkan Alifia, banyak pemain senior yang lebih bagus dari dirinya, sedangkan ia mengikuti hanya tampil di dua turnamen. “Saya itu ikut turnamen hanya sedikit dan itupun hanya di kejuaraan Djarum Sirnas Balikpapan dan Kejurnas PBSI ini,” terang lulusan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2014 itu.

Berkat hasil ini, Alifia berkesempatan menghuni Pelatnas PBSI Cipayung Jakarta. Ia siap berlatih di kawah candradimuka stlet bulutangkis elite Indonesia itu. “Pastinya harus ada yang perlu dibenahi dari permainan saya seperti harus lebih tahan dan lebih sabar di lapangan,” cetus juara Wali Kota Cirebon Open 2016 itu. (Adt)

Related :  Taklukan Unggulan Satu, Juara Dunia Junior 2018 Leo/Indah Kunci Tiket Final Bangladesh International Challenge

Hasil Pertandingan Final Taruna Divisi Satu Kejurnas PBSI 2018
Tunggal Putra
Karono (DKI Jakarta/1) vs Iqbal Aji Tri Pamungkas (DKI Jakarta/2): 21-9, 16-21, 21-10 (64 menit)

Tunggal Putri
Alifia Intan Nurrokhim (Jawa Tengah) vs Desima Aqmar Syarafina (Jawa Tengah/1): 21-9, 21-14 (33 menit)

Ganda Putra
Syahrizal Dafandi Arafixqli/Syahrozi Dafandi Arafixqli (Jawa Timur/1) vs Bernadus Bagas Kusuma Wardana/Dwiki Rafian Restu (Jawa Tengah): 17-21, 22-20, 21-18 (60 menit)

Ganda Putri
Amalia Cahaya Pratiwi/Rayhan Vania Salsabila (Jawa Barat) vs Aldira Rizki Putri/Ayu Gary Luna Maharani (Jawa Tengah/2): 21-17, 21-10 (41 menit)

Ganda Campuran
Andre Timotius Tololiu/Dinda Dwi Cahyaning (DKI Jakarta/4) vs Alif Rafsyah Mauthuthihona/Rayhan Vania Salsabila (Jawa Barat/2): 21-18, 21-14 (36 menit)

Apa komentarmu?

avatar
  Subscribe  
Notify of