Debut Olimpiade, Ini Wejangan Menteri PUPR Kepada Atlet Dayung Indonesia

0
75
Debut Olimpiade, Ini Wejangan Menteri PUPR Kepada Atlet Dayung Indonesia
Atlet Dayung Rowing, Melani Putri (kiri) dan Mutiara Rahma Putri menjalani sesi latihan di air zona E tempo 20 di Pemusatan Latihan Nasional Dayung di Situ Cileunca, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/6/2021). (Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono memberikan wejangan kepada dua wakil Indonesia untuk cabang olahraga mendayung di Olimpiade Tokyo 2021 yaitu Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri. Keduanya merupakan debutan di ajang Olimpiade dan masih berusia tergolong muda.

Basuki meminta dkeduanya untuk tetap bersemangat dan fokus pada perlombaan. Ia pun optimistis Mutiara dan Melani dapat meraih hasil terbaik setelah melakukan serangkaian persiapan, termasuk program latihan di Situ Cileunca, Pengalengan, Jawa Barat.

Kerjakan yang terbaik hasilnya serahkan kepada Allah. Ini adalah kesempatan besar. Saya yakin mereka dapat memberikan yang terbaik, karena saya mengikuti mereka sejak SEA Games 2019 di Manila,” kata Basuki.

Basuki Hadimuljono melepas kontingen kedua Indonesia pada Selasa malam, 20 Juli 2021. Menurutnya yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) itu, bisa tampil di Olimpiade merupakan prestasi membanggakan bagi kedua atlet.

Dengan lolosnya dua pedayung putri di Olimpiade Tokyo, saya berharap mendapatkan prestasi yang baik. Tidak ada target, tapi kita ingin berusaha lebih baik karena meloloskan atlet di ajang Olimpiade tidaklah mudah,” kata Basuki.

Mutiara dan Melani adalah dua atlet yang usianya masih relatif muda. Mutiara baru berusia 17 tahun, sedangkan Melani berusia 22 tahun. Namun, pencapaian mereka dinilai luar biasa dengan tampil di Olimpiade Tokyo. Mutiara dan Melani mendapatkan tiket ke Olimpiade setelah mengikuti kualifikasi Olimpiade Zona Asia atau Asian & Oceania Continental Qualification Regatta di Sea Forest Waterway, Jepang, awal Mei lalu.

Mereka finis posisi keempat dengan catatan waktu 7 menit 35,71 detik. Adapun atlet tuan rumah Chiaki Tomita/Ayami Oishi tercatat finis tercepat dengan catatan waktu 7 menit 15,84 detik.

Di urutan kedua dan ketiga, masing-masing ditempati pasangan atlet dayung asal Vietnam Thi Thao Luong/Thi Hao Dinh (7 menit 17,34 detik) dan Zeinab Norouzi Tazeh Kand/Kimia Zarei dari Iran (7 menit 23,86 detik).

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments